“Kejarlah sesuatu yang bermakna, dan gunakanlah setiap peluang yang ada secara lebih baik dari siapapun.” Ungkapan tersebut mungkin sering kita dengar untuk memotivasi diri kita. Tapi hidup bukan sekedar ungkapan/ filsafat belaka melainkan membutuhkan langkah nyata untuk kehidupan yang berarti, yaitu:
Langkah pertama: Kemauan untuk belajar.
Manusia mempunyai pikiran yang luar biasa, gunakan pikiran untuk belajar menciptakan progress dalam hidup. Kita dapat belajar dari berbagai hal, diantaranya pengalaman hidup, kegagalan, kejadian sehari-hari, orang lain dan sebagainya. Maka tingkatkan terus kemauan belajar.
Langkah kedua: Lakukan sesuatu agar lebih dekat dengan impian.Bekerja lebih keras, lebih aktif atau produktif. Langkah ini sangat efektif dalam meningkatkan kemungkinan mendapatkan uang, kekayaan atau segala sesuatu yang berharga.
Kerja keras bukan hanya mengejar power (kekuasaan), position (posisi), pleasure (kesenangan), prestige (kewibawaan) dan prosperity (kekayaan). Usaha yang hanya berorientasi kepada lima hal tersebut memang menjamin kesuksesan atau bahkan hasil yang melimpah ruah, tetapi tidak menjamin sebuah akhir yang menyenangkan.
Contohnya:
Charles Schwab, CEO perusahaan besi baja, yaitu Bethlehem Steel. Tetapi Charles Schwab mengalami kebangkrutan total. Sehingga ia terpaksa berhutang untuk membiayai hidupnya selama 5 tahun sebelum meninggal.
Richard Whitney, President New York Stock Exchange. Namun pria ini ternyata menghabiskan sisa hidupnya dipenjara Sing Sing.
Jesse Livermore, raja saham “The Great Bear” di Wall Street. Tetapi Jesse mati bunuh diri.
Tidak sedikit orang yang semula sangat sukses, tetapi merana di tahun terakhir kehidupan mereka. Kehidupan mereka tidak berarti meskipun sebelumnya sangat kaya raya. Upaya terbaik memang dapat menghasilkan kesuksesan besar, tetapi bukan berarti merupakan jaminan sebuah akhir kehidupan sebagai manusia yang penuh arti.
Karena itu langkah berikutnya adalah Berbuat kebaikan.
Kerja keras yang diimbangi dengan berbuat kebaikan akan menghasilkan semangat yang tinggi untuk mendapatkan lebih dari apa yang dibutuhkan. Hal itu terdorong oleh keinginan untuk dapat berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Pada akhirnya kebaikan tersebut berpengaruh positif terhadap semangat hidup, motivasi, kemajuan sikap dan ekonomi.
Dengan belajar, bekerja keras dan berbuat kebaikan maka kita dapat menciptakan kehidupan yang jauh lebih berarti. Langkah-langkah diatas terbukti juga sangat efektif memberikan kesan positif tentang diri kita. Saya yakin bahwa kita masih mempunyai banyak kesempatan dan potensi untuk mendapatkan kehidupan berharga itu dimanapun dan apapun pekerjaan kita.
Langkah pertama: Kemauan untuk belajar.
Manusia mempunyai pikiran yang luar biasa, gunakan pikiran untuk belajar menciptakan progress dalam hidup. Kita dapat belajar dari berbagai hal, diantaranya pengalaman hidup, kegagalan, kejadian sehari-hari, orang lain dan sebagainya. Maka tingkatkan terus kemauan belajar.
Langkah kedua: Lakukan sesuatu agar lebih dekat dengan impian.Bekerja lebih keras, lebih aktif atau produktif. Langkah ini sangat efektif dalam meningkatkan kemungkinan mendapatkan uang, kekayaan atau segala sesuatu yang berharga.
Kerja keras bukan hanya mengejar power (kekuasaan), position (posisi), pleasure (kesenangan), prestige (kewibawaan) dan prosperity (kekayaan). Usaha yang hanya berorientasi kepada lima hal tersebut memang menjamin kesuksesan atau bahkan hasil yang melimpah ruah, tetapi tidak menjamin sebuah akhir yang menyenangkan.
Contohnya:
Charles Schwab, CEO perusahaan besi baja, yaitu Bethlehem Steel. Tetapi Charles Schwab mengalami kebangkrutan total. Sehingga ia terpaksa berhutang untuk membiayai hidupnya selama 5 tahun sebelum meninggal.
Richard Whitney, President New York Stock Exchange. Namun pria ini ternyata menghabiskan sisa hidupnya dipenjara Sing Sing.
Jesse Livermore, raja saham “The Great Bear” di Wall Street. Tetapi Jesse mati bunuh diri.
Tidak sedikit orang yang semula sangat sukses, tetapi merana di tahun terakhir kehidupan mereka. Kehidupan mereka tidak berarti meskipun sebelumnya sangat kaya raya. Upaya terbaik memang dapat menghasilkan kesuksesan besar, tetapi bukan berarti merupakan jaminan sebuah akhir kehidupan sebagai manusia yang penuh arti.
Karena itu langkah berikutnya adalah Berbuat kebaikan.
Kerja keras yang diimbangi dengan berbuat kebaikan akan menghasilkan semangat yang tinggi untuk mendapatkan lebih dari apa yang dibutuhkan. Hal itu terdorong oleh keinginan untuk dapat berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Pada akhirnya kebaikan tersebut berpengaruh positif terhadap semangat hidup, motivasi, kemajuan sikap dan ekonomi.
Dengan belajar, bekerja keras dan berbuat kebaikan maka kita dapat menciptakan kehidupan yang jauh lebih berarti. Langkah-langkah diatas terbukti juga sangat efektif memberikan kesan positif tentang diri kita. Saya yakin bahwa kita masih mempunyai banyak kesempatan dan potensi untuk mendapatkan kehidupan berharga itu dimanapun dan apapun pekerjaan kita.